Grab Ventures Kucurkan Dana untuk Startup, Bidik Indonesia

Foto: Kantor Uber dan Grab di Singapura.

Layanan aplikasi berbasis transportasi, Grab, meluncurkan unit akselerator dan investasi yang disebut Grab Ventures.

Sebelumnya, kompetitor Gojek ini telah melakukan investasi maupun akuisisi terhadap sejumlah perusahaan rintisan atau startup seperti Drive.ai asal Amerika Serikat, Kudo dari Indonesia, serta iKaaz yang berbasis di India.

Head of Grab Ventures, Chris Yeo, mengatakan pihaknya akan berinvestasi di 8-10 perusahaan selama 24 bulan ke depan.

Yeo juga menawarkan berbagai jenis dukungan, seperti menawarkan program akselerator untuk perusahaan "dalam tahap pertumbuhan" dan memainkan tangan yang menginkubasi layanan baru di dalam Grab.

"Sebelum akhir tahun ini kami akan memperkenalkan empat sampai enam perusahaan. Ini per batch rencananya," kata Yeo seperti dikutip Techcrunch, Selasa, 5 Juni 2018.

Dari sisi rekanan atau mitra, Grab telah menggandeng lembaga milik pemerintah Singapura, Media Komunikasi dan Pengembangan Informasi (IMDA) dan Enterprise SG.

“Tujuan kami adalah untuk membangun startup baru di dalam Grab dan membantu startup tahap pertumbuhan yang menjanjikan. Kami ingin mereka tumbuh dari pemimpin lokal menjadi juara regional dan penantang global," tegas Yeo.

Posting Komentar

Komentar yang sopan

Lebih baru Lebih lama